![]() |
|
Setiap guru kelas mendesain program kegiatan belajar individu maupun kelompok, untuk membantu anak didik belajar dan bersosialisasi. Kegiatan belajar di sekolah, memungkinkan anak untuk mengembangkan proses keterampilan berpikir dari sederhana ke kompleks, dari konkret ke abstrak, dan dari verbal ke nonverbal. Program mengintegrasikan kegiatan belajar dan bermain, sesuai dengan usia dan kemampuan anak sehingga mereka akan menyukai proses belajar, baik di Taman Kanak-Kanak maupun tahap selanjutnya. Berbagai kegiatan pendidikan ditujukan untuk pengembangan kreativitas dan keterampilan dasar anak, seperti: seni batik, memasak, seni musik (kolintang, angklung), dan komputer. Selain itu, pendidikan karakter dan kepekaan sosial anak terus dibangun melalui berbagai kegiatan, seperti kunjungan ke pasar tradisional, panti asuhan, kantor polisi, naik delman, bermain pasir, merawat kebun sekolah, dan lain-lain. Keseimbangan antara pembentukan rohani dan jasmani, dilakukan melalui aktivitas ibadah dan persekutuan bersama (baik dalam satu kelas maupun antarkelas), serta aktivitas olahraga (seperti senam, renang, dan lain-lain). |






