|
Kebebasan Yang Bertanggung Jawab
" Happy ya ya ya … happy ye ye ye …. Happy ya ya ya … happy ye ye ye … "
Itulah kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu, 10 Maret 2012. Siswa SD Petra 9 menyanyikan sebuah lagu yang diiringi dengan alat musik perkusi. Meskipun alat-alatnya sederhana dan harus dipersiapkan dari rumah, mereka tetap bersemangat dan bertanggung jawab. Buktinya mereka semua membawa alatnya, nggak ada tuh yang ketinggalan. Bebas berkreativitas tapi tetap bertanggung jawab.
|
|
|
Character Building (Mendengarkan)
Sebagai manusia, kita seringkali lebih menuntut untuk didengarkan daripada berusaha untuk mendengarkan orang lain terlebih dahulu. Ego yang demikian inilah yang menyebabkan komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik sehingga membuat kasih, kedamaian, kepedulian, dan kerukunan menjadi surut atau bahkan hilang.
Oleh karena itu dengan mengangkat tema “Mendengarkan Orang Lain”, Pendidikan Karakter Kristiani kali ini mengajak para siswa untuk memahami pentingnya belajar mendengarkan orang lain melalui permainan kelompok. Sebelum permainan dimulai, semua mata anggota kelompok ditutup dengan menggunakan saputangan kecuali pemimpin kelompoknya. Kemudian setiap kelompok harus melalui rally sesuai dengan instruksi dari pemimpin kelompoknya masing-masing agar tidak mengambil jalan yang salah. Dengan demikian, siswa pun dapat belajar untuk mendengarkan orang lain dengan saksama.
|
|
Menjadi Konsisten
Character Building (CB) adalah sebuah program pendidikan yang bertujuan untuk membangun karakter positif para siswa dengan cara menanamkan kebiasaan yang baik (good habit), sehingga siswa menjadi paham, mampu merasakan, dan mau melakukan yang baik.
|
|
Baca selengkapnya...
|
|
Peduli Lingkungan
Pada tanggal 2 Oktober 2010, kami, siswa-siswi kelas I, II, dan III SD Kristen Petra 9, memraktikkan pemanfaatan barang bekas, saat kegiatan pendidikan karakter dengan tema “Peduli Lingkungan”. Kami membuat tempat pensil dengan memanfaatkan kaleng bekas, botol minuman bekas, botol bekas tempat selai, gelas air mineral bekas. Dan kami juga menyiapkan beberapa alat dan bahan tambahan, seperti: lem, gunting, dan hiasan.
Kami sadar bahwa lingkungan dan bumi tempat kami tinggal perlu dirawat dan dilestarikan. Selain itu, membuat karya kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas juga berguna untuk meningkatkan kreativitas kami dalam bidang keterampilan, yang suatu saat pasti kami butuhkan dalam kehidupan kami nantinya. |
|
Pertolongan Si Beruang
Suara riuh rendah memenuhi ruangan serbaguna SD Kristen Petra 9, saat Pak Beruang Rus menggendong Bu Christina penguin kecil berkeliling hutan untuk mencari keluarganya. Siswa-siswi kelas 1 dan kelas 2 tampak antusias memperhatikan drama singkat tentang beruang madu yang sedang berusaha membantu penguin kecil mencari keluarganya. Drama singkat ini selain menghibur siswa-siswi kelas 1 dan 2, juga mengajarkan mereka untuk menghargai pentingnya sebuah keluarga dan perlunya memiliki hati yang penuh dengan belas kasihan seperti Pak Beruang Madu Rus.
Di akhir kegiatan Bu Ratri mengingatkan siswa-siswi kelas 1 dan 2 , “Anak-anak mulai sekarang kita harus belajar untuk menolong orang lain dengan senang hati ya”. Dengan tatapan mata yang polos mereka menjawab, “Ya, Bu ....” |
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 2 |