|
|
|
Pengalaman OSN 2010 Medan BIDANG STUDI KIMIA Marvel Lewi Santoso Sungguh ... ini adalah suatu anugerah yang telah Tuhan berikan kepada saya, sehingga bisa mendapatkan sebuah medali perak dalam kancah Olimpiade Sains Nasional di bidang Kimia, pada tanggal 1—7 Agustus 2010, di Medan, Sumatra Utara. Pengalaman saya, dimulai sewaktu saya dan teman–teman peserta OSN dari Jawa Timur dikarantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Sehari sebelum berangkat ke Medan, di sana kami diberi motivasi oleh para motivator. Keesokan harinya, pada pukul 08.30, kami semua berkumpul di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, untuk bersiap–siap berangkat ke Bandara Polonia, Medan, dengan transit dahulu di Bandara Hang Nadim, Batam. Setelah di pesawat selama empat jam, akhirnya saya dapat menginjakkan kaki di Kota Medan. Kemudian kami diantar ke hotel yang sudah disediakan oleh para panitia, dengan mengunakan bus. Para peserta OSN bidang Kimia, sehotel dengan para peserta OSN bidang Biologi, dan pada hari itu kami hanya beristirahat. Keesokan harinya, pada pukul 08.00, kami dibawa oleh panitia menuju ke Lapangan Merdeka untuk menghadiri acara pembukaan, yang diisi dengan tari–tarian daerah Sumatra Uarat, alat–alat musik daerah Sumatra Utara, dan lagu–lagu daerah. Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Medan, wakil menteri pendidikan, dan beberapa orang penting lainnya, dengan memukul gendang. Pada sore harinya, peserta OSN bidang Kimia menghadiri technical meeting dengan para juri. Di sana, kami diperkenalkan dengan alat–alat laboratorium, cara kerja laboratorium yang baik dan benar, serta pembagian jas laboratorium yang akan dipergunakan pada keesokan harinya. Hari Selasa, tanggal 3 Agustus 2010, saya dan teman–teman peserta OSN bidang Kimia dibawa oleh panitia ke SMA Sutomo 1, Medan, untuk ujian praktik yang terdiri atas dua sesi. Tiap sesi berdurasi 2,5 jam dan istirahat selama 30 menit. Setelah selesai, kami kembali ke hotel untuk beristirahat, guna mempersiapkan diri untuk tes teori pada esok hari. Hari Rabu, saya dan peserta yang lain dibawa kembali ke SMA Sutomo 1, Medan, untuk mengikuti tes teori selama 3,5 jam. Hari Kamis, tanggal 5 Agustus 2010, seluruh peserta OSN dibawa oleh panitia ke Theme Park, Pantai Cermin, Sumatra Utara. Di sana, kami bisa bermain, berfoto–foto ria dan membeli suvenir. Sore harinya, kami dibawa ke Lapangan Merdeka untuk jamuan makan malam bersama Gubernur Sumatra Utara. Acara itu dimeriahkan oleh band Radja, dan selesai hingga pukul 10.00. Keesokan harinya, saya merasa tegang sekali, karena sore harinya akan dibacakan pengumuman peraih medali dari setiap bidang. Sesaat sebelum pengumuman, para peserta OSN 2010 pergi bersama-sama menuju Lapangan Merdeka. Setelah berkumpul, dimulailah acara penutupan yang ditutup oleh Wakil Wali Kota Medan, dan penyerahan amanat OSN 2011 ke Provinsi Sulawesi Utara. Kemudian, tibalah saat pembacaan pengumuman para peraih medali. Puji Tuhan, saya bisa memperoleh medali perak peringkat IV dalam OSN tahun ini! Dan setelah itu, kami semua kembali ke hotal untuk siap–siap pulang ke provinsi masing–masing pada keesokan harinya. Hari Sabtu, saya dan teman–teman dari Jawa Timur, telah sampai di Bandara Internasional Juanda pada pukul 12.00 dengan selamat. Saya dan teman-teman SMA Kristen Petra 2 disambut oleh kepala dan wakil kepala sekolah kami, serta beberapa staf sekolah. Itulah akhir dari pengalaman saya yang berkesan selama mengikuti OSN 2010 di Medan, Sumatra Utara. Link Terkait: |
