|
|
|
Pengalaman OSN 2010 Medan BIDANG STUDI MATEMATIKA Ronald Kurniawan T. Pada tanggal 1—7 Agustus 2010, saya beserta delapan belas siswa PPPK Petra yang lain mengikuti Olimpiade Sains Nasional di Medan. OSN ini diadakan oleh Depdiknas. Sebelum berangkat menuju Medan, pada tanggal 31 Juli 2010, semua siswa peserta OSN kontingen Jawa Timur dikumpulkan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Pada pagi harinya, kami langsung berangkat ke Bandara Juanda. Kami terbang pukul 12.00, transit di Batam, dan akhirnya mendarat di Medan sekitar pukul 15.30. Dari sana, kami langsung diantar oleh panitia ke hotel masing-masing. Sampai di hotel, kami langsung diberi perlengkapan berupa tas, alat tulis, pin, dan sebagainya. Hotel yang kami tempati, menurut saya cukup bagus. Malamnya, kami tidak ke mana-mana, hanya istirahat di hotel. Keesokan harinya, dimulailah acara pembukaan OSN ini. Kami dibawa ke sebuah lapangan untuk menyaksikan acara ini. Acara pembukaan ini, sekaligus membuka pameran pendidikan yang berada di belakang tempat pembukaan tadi. Acara pembukaan disertai dengan sambutan dari Gubernur Sumatra Utara, tempat OSN 2010 diadakan, beserta tarian-tarian daerah Sumatra Utara. Setelah acara pembukaan selesai, kami melihat pameran di belakang. Setelah selesai, kami langsung kembali ke hotel, karena pada sore harinya ada pertemuan bersama juri lomba. Pada pertemuan tersebut, kami bisa menanyakan hal-hal teknis mengenai lomba itu pada jurinya secara langsung. Tanggal 3 dan 4 Agustus 2010, adalah saatnya kami berlomba. Selama dua hari itu, kami diberi tes yang berbeda-beda tiap bidang pelajarannya. Pada bidang saya, yaitu Matematika, selama dua hari kami disuguhi tes tertulis. Bidang-bidang lain mendapat tes yang lebih beragam, seperti programming pada bidang Komputer, observasi bintang pada bidang Astronomi, hingga simulasi saham pada bidang Ekonomi. Setelah dua hari berturut-turut diberi tes, kami diajak berwisata ke Pantai Cermin. Tempat itu diberi nama Pantai Cermin karena pasirnya yang mengandung batu silika yang menyerupai kaca. Di sana, kami bisa melihat berbagai satwa, walaupun tidak selengkap kebun binatang. Kami juga dapat menikmati kolam-kolam yang ada di sana. Sepulangnya dari Pantai Cermin, kami beristirahat sebentar di hotel, karena pada malam harinya kami dijamu oleh Gubernur Sumatra Utara dengan jamuan makan malam. Di acara itu, kami disuguhi beberapa penampilan tarian tradisional serta pembacaan puisi. Yang paling mengesankan adalah adanya penampilan dari artis ibu kota, yaitu band Radja. Acara makan malam itu pun berubah menjadi seperti konser. Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari untuk pengumuman pemenang dalam OSN 2010 ini. Acara pengumuman dimulai pada sore harinya setelah acara penutupan OSN 2010. Sekitar pukul 16.00, nama-nama pemenang mulai disebutkan satu per satu. Ada dari kami yang bahagia, ada pula yang kecewa. Beberapa pulang hanya dengan membawa pengalaman selama tujuh hari di sini. Saya memperoleh medali perunggu. Saya cukup senang, karena target awal saya adalah minimal saya mendapat medali. Keesokan harinya kami kembali ke daerah masing-masing. Kontingen dari Jawa Timur mendapat giliran awal untuk pulang. Kami take off pukul 06.30, dan tiba di Surabaya sekitar pukul 11.00. Tetapi, ternyata perjalanan masih belum sepenuhnya berakhir. Sebagian besar dari bagasi kami masih tertinggal di Medan. Hal ini mungkin dikarenakan ada beberapa anggota rombongan dari kami yang datang agak terlambat, sehingga bagasinya belum sempat dimuat ke pesawat. Akibatnya, bawaan kami harus diikutkan pada pesawat lain dan kami harus mengambilnya sore harinya. Benar-benar hari yang melelahkan, sekaligus menyenangkan. Demikian pengalaman saya selama tujuh hari berada di Medan. Link Terkait: |
