|
Lomba Logo
Pertama-tama, aku mengucap syukur kepada Tuhan Yesus, karena dapat memenangkan lomba logo HUT ke-60 PPPK Petra, yang diadakan untuk merayakan HUT LX PPPK Petra. Dari 88 karya yang masuk ke panitia, terpilihlah lima orang finalis dengan karya terbaik mereka. Mereka adalah Edy Purnomo, S.Pd. (guru SMP Kristen Petra 2), Benzaleel Nugraha (siswa SMA Kristen Petra 2), Evelyn Nathania (siswa SMA Kristen Petra 5), Giofando Alesandro (siswa SMP Kristen Petra 3), dan aku sendiri, Diky Riesky Haryanto (siswa SMP Kristen Petra 3). Untuk babak final, diadakan di Kantor Sekretariat Direktorat Pendidikan PPPK Petra, pada hari Sabtu, tanggal 22 Januari 2011. Pada babak final ini, kami harus memresentasikan hasil karya kami di depan dewan juri. Akhirnya... yang terpilih adalah karyaku, meskipun pada mulanya aku tidak menyangka dapat memenangkan lomba logo ini. Berikut adalah beberapa konsep tentang logoku yang akhirnya terpilih menjadi pemenang:

Konsep Gambar Logo
- Gambar angka enam puluh. Angka ini mengungkapkan,bahwa PPPK Petra telah berdiri selama enam puluh tahun, dan sedang merayakan HUT ke-60.
- Gambar garis abstrak yang berbentuk hati. Garis abstrak ini mengandung makna kasih Allah yang selama ini diajarkan oleh PPPK Petra. Seseorang perlu mempunyai kasih terhadap sesama, sehingga dapat menjadi terang bagi sekelilingnya dan memuliakan nama Tuhan.
Konsep Warna Logo
- Warna hijau. Warna ini diambil dari logo PPPK Petra yang terdiri atas warna hijau. Selain itu, warna hijau juga mengandung makna fresh, yang menggambarkan bahwa PPPK Petra selalu memiliki ide-ide yang fresh dalam berinovasi, untuk mengembangkan sistem belajar yang akan diterapkan kepada setiap siswa, supaya dapat menjadi seseorang yang berguna bagi bangsa dan negara.
- Warna merah dan putih. Dua warna yang dipakai pada garis abstrak yang berbentuk hati ini, melambangkan bendera negara Indonesia, sesuai dengan tema HUT ke-60 PPPK Petra yang berbunyi: “Berbuah dan Berkarya bagi Bangsa untuk Kemuliaan Tuhan”. PPPK Petra selama ini selalu menerapkan pengajaran yang memuat nilai-nilai kristiani, yang mengajarkan seseorang untuk mencintai bangsa dan negaranya, sehingga ia dapat menghasilkan karya-karya dan berbuah bagi bangsanya, yang semuanya itu untuk kemuliaan nama Tuhan.
|