Pembukaan Gedung Vokasi SMK Kristen Petra

Menandai 50 tahun SMK Kristen Petra berkarya untuk turut mencerdaskan anak bangsa, dilangsungkan acara pembukaan gedung vokasi yang baru di SMK Kristen Petra. Tujuan dari revitalisasi sekolah ini salah satunya adalah untuk menjawab tantangan pendidikan vokasional masa depan, yang mana kini memasuki era pendidikan 4.0. Dengan fasilitas gedung baru yang dirancang untuk lebih menyerupai lingkungan kerja di dunia industri ini, diharapkan bisa makin meningkatkan kompetensi SDM-SDM baru yang andal, yang dibutuhkan dalam dunia industri sekarang ini.

Acara pembukaan gedung vokasi yang baru ini dilangsungkan pada tanggal 14 September 2020. Pelaksanaan acara yang dibarengi dengan perayaan 50 tahun SMK Kristen Petra ini diawali dengan ibadah syukur yang ditempatkan di aula sekolah. Ibadah dilayani oleh Pdt. Leonard dari GKI Sidoarjo dan dihadiri oleh Dewan Pengurus PPPK Petra, para kepala sekolah dan jajaran eksekutif PPPK Petra, serta para tamu undangan. Usai ibadah, acara disambung dengan pemotongan tumpeng oleh dr. Ariawan Wangsa Seputera, M.Kes. (Ketua II Dewan Pengurus PPPK Petra) yang diberikan kepada Ibu Andari Suryaningsih, S.Pd., M.M., M.Si. selaku Kepala SMK Kristen Petra. Kemudian, sesi berlanjut dengan berkeliling untuk melihat beberapa fasilitas dan mesin baru yang ditempatkan di gedung vokasi, sebelum pelepasan burung merpati sebagai simbol harapan SMK Kristen Petra bisa terus maju dan membumbung tinggi menembus langit. Dan sebelum masuk ke dalam gedung untuk memulai video teleconference dengan beberapa pejabat dinas pendidikan, salah satunya adalah Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. (Direktur Jenderal Vokasi Kemendikbud RI), dilakukan prosesi pemotongan pita oleh Drs. Elia Indargo (Ketua III Dewan Pengurus PPPK Petra). Sesi video teleconference itu sendiri diisi dengan sambutan Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra, Dr. Ir. J Heryanto, MS, MBA, serta ucapan selamat dan tanya jawab dengan para pejabat pendidikan yang diundang melalui Zoom, terkait bagaimana peran serta SMK Kristen Petra dalam kancah pendidikan vokasional di lingkup kota, provinsi, atau bahkan nasional. Dan pada akhirnya, acara ditutup dengan sesi ramah tamah bersama dengan para tamu undangan yang hadir pada siang hari itu.

 

Sejarah SMK Kristen Petra dimulai pada tanggal 16 Februari 1970, dengan dibukanya Sekolah Teknik Menengah jurusan Mesin yang berada di Jalan Tanjong Anom No. 17 Surabaya. Pada saat itu, banyak sekali anak-anak dari tingkatan SMP ataupun SMA yang putus sekolah, baik yang tidak dapat menyelesaikan ujian maupun tidak diterima di Perguruan Tinggi. Mereka belum siap dan belum terlatih untuk terjun ke masyarakat sebagai tenaga terampil yang bisa diandalkan, dan tentunya akan tersisih oleh para lulusan Perguruan Tinggi yang terus bertambah setiap tahun. Dewan Pengurus PPPK Petra pun melihat akan potensi munculnya kesenjangan dalam masyarakat apabila situasi ini dibiarkan terus-menerus, sehingga mempertimbangkan untuk membuka sekolah vokasi guna menghasilkan tenaga-tenaga terampil yang siap untuk terjun dalam dunia kerja. Oleh karena perkembangan sekolah yang membutuhkan lokasi lebih luas dan sarana perlengkapan lebih memadai, akhirnya sekolah dipindah ke lokasi yang baru di Jalan Jemur Andayani XVI No. 16-18 Surabaya (lokasi sekarang). Kini, SMK Kristen Petra menaungi 495 peserta didik, yang menempuh pendidikan di empat jurusan, yaitu Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Elektronika Industri (TEI), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Dan dengan adanya gedung vokasi yang baru ini, akan makin melengkapi sarana pendidikan di SMK Kristen Petra sekaligus sebagai upaya revitalisasi sekolah untuk menjawab tantangan pendidikan vokasional masa depan. SMK Kristen Petra… bisa! SMK Kristen Petra… diberkati! SMK Kristen Petra… jadi berkat!