Berita2020-06-30T10:05:34+07:00

Berita Organisasi

Tetap Harumkan Nama Sekolah di Tengah Pandemi

Tetap Harumkan Nama Sekolah di Tengah Pandemi

PPPK Petra Beri Penghargaan untuk Siswa Berprestasi

Masa pandemi tidak menghalangi semangat siswa-siswi berbakat PPPK Petra untuk meraih prestasi yang gemilang. Terbukti dalam perolehan medali kejuaraan bidang keilmuan di tingkat nasional dan internasional pada tahun 2020 ini. Setiap tahun Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para siswanya yang mengharumkan nama sekolah bahkan Indonesia.

Namun, seremoni penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi di jenjang SMP dan SMA tahun ini dilakukan secara berbeda, melalui zoom meeting dengan siswa dan orang tua, yang dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal Youtube PPPK Petra pada tanggal 25 November 2020 lalu. Tak hanya apresiasi, PPPK Petra memberikan hadiah berupa pembebasan biaya sekolah bergantung prestasi yang diraih para siswa.

Tahun ini PPPK Petra berhasil menyabet 19 medali dalam kompetisi nasional dan internasional. Pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang diadakan secara online (dulu Olimpiade Sains Nasional/OSN) meraih dua belas medali. siswa SMA Kristen Petra 2 dan 4 berhasil meraih empat emas pada bidang studi matematika, kebumian dan informatika/komputer. Sedangkan pada  matematika, kimia, ekonomi, dan biologi meraih empat perak, siswa-siswi SMA Kristen Petra meraih perunggu di bidang kimia, ekonomi, dan informatika/komputer. Untuk KSN jenjang SMP, medali emas pada bidang IPA diraih oleh siswa SMP Kristen Petra 1, pada bidang matematika, siswa SMP Kristen Petra 3 meraih medali perak.

Pada tingkat internasional, kompetisi juga dilaksanakan secara online. Medali emas diraih oleh seorang siswa SMA Kristen Petra 1 saat kompetisi International Mathematical Olympiad (IMO), Rusia. Juga ada dua siswa SMA Kristen Petra yang lain meraih Honorable Mention dalam kompetisi tersebut. Sedangkan pada International Chemistry Olympiad (IChO), Turki, dua siswa meraih masing-masing satu medali perak dan perunggu.

 

Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra Dr Ir J Heryanto MS MBA menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan yang selalu menyertai usaha dan kerja keras para siswa, PPPK Petra, dan juga dukungan dari orang tua. “Teruslah berkarya, teruslah berjuang demi masa depan kalian, jagalah nama baik orang tua dan PPPK Petra”, pesannya untuk para siswa. 

“Sebagai wujud terima kasih kami atas capaian prestasi itu, PPPK Petra memberikan penghargaan yang sesuai dengan prestasi yang telah diraih oleh masing-masing siswa. Semoga penghargaan ini memacu semangat untuk adik-adik kelas kalian”, ujar Kepala Penelitian dan Pengembangan PPPK Petra, Drs. Lianto Atmojo.

Pada sesi testimoni orang tua, Nety orang tua dari Aaron Alvarado yang meraih medali emas di IMO mengucapkan terima kasih kepada PPPK Petra atas dukungan yang diberikan kepada para siswa tidak hanya persiapan secara materi pembinaan tetapi juga mental. Guru-guru juga mendukung sehingga setelah mengikuti kompetisi anak-anak tidak ketinggalan pelajaran. “Sehingga anak-anak juga termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan PPPK Petra”, tambahnya. Hal senada juga disampaikan oleh Vany Buntoro orang tua dari Kevin Lius Bong dan Kendrick Lius Bong yang meraih medali perak dan emas di KSN. “Saya sebagai orang tua ikut belajar untuk berproses. Menempatkan anak-anak dalam lingkungan yang positif. Menjadi manajer yang baik buat anak, selalu koordinasi dengan pihak sekolah, dan semua itu hanya dapat terjadi atas kehendak Tuhan saja”, jelasnya.

Aaron Alvarado siswa peraih medali emas di IMO memberikan testimoni pengalamannya mengikuti kompetisi mulai tingkat SD, SMP, dan SMA di tingkat nasional dan internasional, tidak selalu berhasil meraih juara. Semua itu adalah cara Tuhan untuk belajar dan berlatih lebih giat lagi. “Pesan saya untuk adik-adik kelas. Giatlah berlatih dan jangan mudah menyerah. Tantang dirimu dengan target yang tinggi. Jangan mau kalah, pecahkan rekor, raih prestasi yang lebih baik dari kakak kelasmu. Kalian pasti bisa!”, ujarnya.

Testimoni kedua dari Eillen Theodora siswa peraih medali emas bidang kebumian di KSN. Pengalaman pertama mengikuti OSN 2019 meraih medali perak. Semua yang telah diraih tidak lepas dari dukungan keluarga, sekolah, teman-teman, dan pertolongan Tuhan semata. “Kalian harus berusaha dan jangan pernah putus asa. Apabila kalian menyertakan usaha dan doa, maka Tuhan akan berikan yang terbaik untuk kalian semua” tuturnya kepada siswa-siswi lain.

Terakhir, ada Timothy William siswa peraih medali perak bidang Matematika di KSN yang menceritakan pengalaman pertama mengikuti KSN mulai persiapan, seleksi hingga pencapaian prestasinya. “Pembinaan yang diadakan PPPK Petra sangat bagus dan bermanfaat untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa sejak dini. Saya berharap dengan adanya pembinaan ini, akan semakin banyak teman atau adik-adik kelas yang bisa mengikuti dan memenangkan lomba-lomba di berbagai bidang sehingga bisa mengharumkan nama baik Petra di tingkat nasional bahkan internasional”, terangnya.

       

Lahirkan Generasi Muda Yang Berkarakter

Lahirkan Generasi Muda yang Berkarakter

Pembukaan Gedung Vokasi SMK Kristen Petra

Pembukaan Gedung Vokasi SMK Kristen Petra

Menandai 50 tahun SMK Kristen Petra berkarya untuk turut mencerdaskan anak bangsa, dilangsungkan acara pembukaan gedung vokasi yang baru di SMK Kristen Petra. Tujuan dari revitalisasi sekolah ini salah satunya adalah untuk menjawab tantangan pendidikan vokasional masa depan, yang mana kini memasuki era pendidikan 4.0. Dengan fasilitas gedung baru yang dirancang untuk lebih menyerupai lingkungan kerja di dunia industri ini, diharapkan bisa makin meningkatkan kompetensi SDM-SDM baru yang andal, yang dibutuhkan dalam dunia industri sekarang ini.

Acara pembukaan gedung vokasi yang baru ini dilangsungkan pada tanggal 14 September 2020. Pelaksanaan acara yang dibarengi dengan perayaan 50 tahun SMK Kristen Petra ini diawali dengan ibadah syukur yang ditempatkan di aula sekolah. Ibadah dilayani oleh Pdt. Leonard dari GKI Sidoarjo dan dihadiri oleh Dewan Pengurus PPPK Petra, para kepala sekolah dan jajaran eksekutif PPPK Petra, serta para tamu undangan. Usai ibadah, acara disambung dengan pemotongan tumpeng oleh dr. Ariawan Wangsa Seputera, M.Kes. (Ketua II Dewan Pengurus PPPK Petra) yang diberikan kepada Ibu Andari Suryaningsih, S.Pd., M.M., M.Si. selaku Kepala SMK Kristen Petra. Kemudian, sesi berlanjut dengan berkeliling untuk melihat beberapa fasilitas dan mesin baru yang ditempatkan di gedung vokasi, sebelum pelepasan burung merpati sebagai simbol harapan SMK Kristen Petra bisa terus maju dan membumbung tinggi menembus langit. Dan sebelum masuk ke dalam gedung untuk memulai video teleconference dengan beberapa pejabat dinas pendidikan, salah satunya adalah Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. (Direktur Jenderal Vokasi Kemendikbud RI), dilakukan prosesi pemotongan pita oleh Drs. Elia Indargo (Ketua III Dewan Pengurus PPPK Petra). Sesi video teleconference itu sendiri diisi dengan sambutan Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra, Dr. Ir. J Heryanto, MS, MBA, serta ucapan selamat dan tanya jawab dengan para pejabat pendidikan yang diundang melalui Zoom, terkait bagaimana peran serta SMK Kristen Petra dalam kancah pendidikan vokasional di lingkup kota, provinsi, atau bahkan nasional. Dan pada akhirnya, acara ditutup dengan sesi ramah tamah bersama dengan para tamu undangan yang hadir pada siang hari itu.

 

Sejarah SMK Kristen Petra dimulai pada tanggal 16 Februari 1970, dengan dibukanya Sekolah Teknik Menengah jurusan Mesin yang berada di Jalan Tanjong Anom No. 17 Surabaya. Pada saat itu, banyak sekali anak-anak dari tingkatan SMP ataupun SMA yang putus sekolah, baik yang tidak dapat menyelesaikan ujian maupun tidak diterima di Perguruan Tinggi. Mereka belum siap dan belum terlatih untuk terjun ke masyarakat sebagai tenaga terampil yang bisa diandalkan, dan tentunya akan tersisih oleh para lulusan Perguruan Tinggi yang terus bertambah setiap tahun. Dewan Pengurus PPPK Petra pun melihat akan potensi munculnya kesenjangan dalam masyarakat apabila situasi ini dibiarkan terus-menerus, sehingga mempertimbangkan untuk membuka sekolah vokasi guna menghasilkan tenaga-tenaga terampil yang siap untuk terjun dalam dunia kerja. Oleh karena perkembangan sekolah yang membutuhkan lokasi lebih luas dan sarana perlengkapan lebih memadai, akhirnya sekolah dipindah ke lokasi yang baru di Jalan Jemur Andayani XVI No. 16-18 Surabaya (lokasi sekarang). Kini, SMK Kristen Petra menaungi 495 peserta didik, yang menempuh pendidikan di empat jurusan, yaitu Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Elektronika Industri (TEI), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Dan dengan adanya gedung vokasi yang baru ini, akan makin melengkapi sarana pendidikan di SMK Kristen Petra sekaligus sebagai upaya revitalisasi sekolah untuk menjawab tantangan pendidikan vokasional masa depan. SMK Kristen Petra… bisa! SMK Kristen Petra… diberkati! SMK Kristen Petra… jadi berkat!

Pembukaan SMP Kristen Petra Acitya

CSR BNI kepada PPPK Petra

Pada Jumat, 29 Mei 2020 diadakan kegiatan serah terima dana bina lingkungan antara PT. Bank Negara Indonesia dan juga PPPK Petra. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pimpinan cabang BNI graha pangeran Andar Sirait beserta jajarannya. Sedangkan dari pihak PPPK Petra, diwakili oleh Bapak Agus Kisworo selaku Wadir Pendidikan, Bapak Yusuf Sutandio selaku wadir SDM, dan Bu Hariati selaku Kepala Humas, Marketing, dan Kerja Sama. Kegiatan ini diawali dengan sambutan yang dibawakan oleh Bapak Agus Kisworo yang mewakili dewan pengurus PPPK Petra dan dilanjutkan dengan sambutan yang dibawakan oleh …….. selaku perwakilan dari BNI. Setelah sambutan selesai, puncak dari kegiatan ini adalah penandatanganan surat pemberian dana bina lingkungan yang ditandatangani oleh Bapak Andar Sirait. Penandatanganan ini merupakan simbol dari serah terima dana bina lingkungan yang diberikan oleh BNI kepada PPPK Petra. Dana Bina Lingkungan ini diberikan sebagai bentuk CSR dari PT. Bank Negara Indonesia, dan nantinya dana ini akan digunakan oleh PPPK Petra untuk program pendidikan lanjutan guru. Serah terima dana bina lingkungan ini merupakan bentuk kerja sama dari PPPK Petra dan juga BNI yang sudah berlangsung sejak tahun 2011. Andar Sirait mengatakan, selama 11 tahun melakukan kerja sama dengan PPPK Petra, kedua belah pihak baik BNI dan PPPK Petra telah bersinergi dengan baik dan harapannya kerja sama ini akan berlanjut sampai ke tahun-tahun yang akan datang.

Le Concert Impromptu

Dalam rangka perayaan 70 tahun hubungan diplomasi antara Prancis dan Indonesia, Institut Francais Indonesia (IFI) menggelar konser musik klasik di Balai Andika, Hotel Majapahit Surabaya, pada hari Kamis, tanggal 6 Februari 2020. Konser ini menampilkan grup musik asal Prancis, yaitu Le Concert Impromptu, yang merupakan salah satu grup musik papan atas yang sudah dikenal di panggung nasional dan internasional. Hal ini terbukti lewat penampilan mereka yang sukses membius perhatian penonton selama kurang lebih dua jam konser berlangsung. Dalam konser ini, grup musik yang terdiri atas lima orang itu (Yves Charpentier, Violaine Dufès, Jean-Christophe Murer, Antonin Bonnal, Pierre Fatus) tampil dengan menggunakan lima jenis alat musik tiup yang berbeda, fluteoboeclarinehorn, dan basson. Mereka juga berkolaborasi dengan komunitas seniman Surabaya, yaitu Waft Lab, sehingga terdapat perpaduan karya seni visual kontemporer berupa seni cahaya dan seni musik klasik dalam konser ini. Yang menarik adalah mereka tampil tanpa menggunakan partitur dan sangat menjiwai tiap alunan musik yang dimainkan. Tak hanya penampilan musik semata, mereka juga sukses membuat penonton kagum lewat koreografi, pantomim, dan gerakan yang mereka tampilkan di atas panggung.

Dalam konser ini, Le Concert Impromptu membawakan tujuh buah lagu klasik yang merupakan ciptaan komposer-komposer terkenal. Konser ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan, seperti perwakilan konsulat jenderal dari beberapa negara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surabaya, perwakilan beberapa sekolah dan universitas di Surabaya, mahasiswa, dan juga PPPK Petra yang diwakili oleh Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra, Dr. Ir. J. Heryanto, MS, MBA, beserta istri, Divisi Humas, Marketing, dan Kerja Sama PPPK Petra, Koordinator Seni PPPK Petra beserta staf, Kepala SMA Kristen Petra 1, serta beberapa siswa. Tidak hanya dihadiri oleh tamu undangan, konser ini juga dihadiri oleh masyarakat umum dan turis mancanegara yang datang ke Kota Surabaya.