Nikah Massal 23 Pasangan: Zakiyuddin Harahap Serahkan Buku Nikah dan Uang Saku Pengantin

Pernikahan adalah momen yang sangat berharga dalam kehidupan setiap individu. Namun, tidak semua pasangan mampu melangsungkan pernikahan secara sah karena berbagai kendala, terutama faktor ekonomi. Untuk itu, inisiatif nikah massal sangat diperlukan sebagai solusi bagi mereka yang ingin menyempurnakan ikatan suci ini. Pada acara nikah massal yang baru-baru ini digelar di Kota Medan, sebanyak 23 pasangan mendapatkan kesempatan untuk menikah secara resmi, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan organisasi masyarakat. Acara ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap pasangan-pasangan yang kurang mampu.
Peran Pemerintah dalam Menyukseskan Nikah Massal
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, hadir langsung dalam acara tersebut untuk memberikan dukungan serta apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan nikah massal. Didampingi oleh Staf Ahli TP PKK Kota Medan, Ny Martinijal, Zakiyuddin mengungkapkan rasa terima kasih kepada yayasan dan lembaga yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini, termasuk Yayasan Safiatul dan Pengajian An-Nisa.
“Program nikah massal seperti ini sangat penting dan patut mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Kami ingin membantu pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan, tetapi terkendala oleh biaya,” kata Zakiyuddin dalam sambutannya. Pasangan pengantin yang mengikuti acara ini tidak hanya menerima buku nikah, tetapi juga disiapkan berbagai fasilitas, termasuk pakaian, mahar, ongkos, uang saku, hingga penginapan hotel.
Pentingnya Dukungan Ekonomi untuk Pengantin
Dalam acara ini, Zakiyuddin juga menambahkan jumlah uang saku untuk para pengantin sebagai tanda dukungan lebih. Hal ini membuktikan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama dalam hal yang berkaitan dengan pernikahan. Dengan adanya dukungan finansial, diharapkan pasangan-pasangan ini dapat memulai kehidupan baru mereka dengan lebih baik.
Komitmen dalam Berumah Tangga
Di samping memberikan dukungan material, Zakiyuddin juga menekankan pentingnya komitmen yang kuat dalam membina rumah tangga. Beliau menunjukkan keprihatinan atas meningkatnya angka perceraian di Kota Medan, yang tercatat mencapai 3.800 kasus pada tahun 2025, meningkat dari 3.500 kasus pada tahun sebelumnya. Hal ini menjadi sinyal bahwa ada banyak tantangan yang dihadapi pasangan suami istri setelah menikah.
Zakiyuddin mengingatkan bahwa faktor ekonomi atau materi seharusnya tidak menjadi alasan untuk berpisah. “Rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, selama kita mau berusaha,” ujarnya. Pesan ini sangat penting agar pasangan-pasangan muda dapat memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang cinta, tetapi juga komitmen yang harus dijaga dengan baik.
Membangun Keluarga yang Harmonis
Lebih lanjut, Zakiyuddin berpesan agar pasangan suami istri menjaga kehormatan pernikahan mereka dan menganggap anak sebagai amanah yang perlu dijaga dengan penuh tanggung jawab. “Menikah itu mudah, tetapi yang sulit adalah mempertahankannya. Jangan pernah bercerai hanya karena harta atau godaan perselingkuhan. Pertahankan kebersamaan, saling mendoakan, dan lindungi amanah yang diberikan,” tegasnya.
Partisipasi Organisasi Masyarakat
Acara nikah massal ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., serta Kepala Badan Kesbangpol, Andi Mario Siregar, dan beberapa pejabat Pemko Medan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang kuat dari berbagai pihak untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.
Penyelenggaraan nikah massal ini juga merupakan contoh nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam menebar kebaikan. Zakiyuddin berharap agar Pengajian An-Nisa dan lembaga-lembaga lainnya dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan peduli terhadap sesama.
Manfaat Nikah Massal bagi Masyarakat
Berikut adalah beberapa manfaat dari program nikah massal yang patut dicatat:
- Membantu pasangan kurang mampu melangsungkan pernikahan secara sah.
- Menyediakan fasilitas lengkap bagi pengantin, seperti pakaian dan uang saku.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pernikahan yang sah.
- Memberikan dukungan moral kepada pasangan untuk membina rumah tangga yang harmonis.
- Menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan sosial.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan terlaksananya nikah massal ini, diharapkan akan ada lebih banyak pasangan yang berani melangkah ke jenjang pernikahan. Keberanian ini perlu didukung dengan komitmen untuk membangun keluarga yang kokoh dan harmonis. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada pasangan, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.
Zakiyuddin menekankan pentingnya tindakan nyata dalam mendukung pasangan yang ingin menikah. “Mari kita bergotong royong untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pernikahan yang sah dan penuh berkah. Kita semua berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya dalam menutup sambutannya.
Dengan demikian, nikah massal bukan hanya tentang seremonial, tetapi lebih kepada upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap pasangan memiliki kesempatan yang sama untuk memulai kehidupan baru dengan penuh harapan dan cinta. Semoga inisiatif seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pernikahan.
➡️ Baca Juga: Jasa Raharja Selenggarakan Pelatihan Pertolongan Gawat Darurat untuk Pelajar SMKN 1 Siantar
➡️ Baca Juga: Strategi Negosiasi Efektif dengan Supplier untuk Mendapatkan Harga Bahan Baku Terbaik

