Wali Kota Medan Mendorong MMB Lengkapi Legalitas dan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Dalam dinamika pembangunan yang terus berkembang, peran serta organisasi masyarakat menjadi sangat penting. Salah satunya adalah Medan Maluku Bersatu (MMB), yang kini tengah didorong oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk melengkapi aspek legalitasnya. Langkah ini bukan hanya untuk memenuhi ketentuan hukum, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antara MMB dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Audiensi Strategis untuk Memperkuat Legalitas
Pada Senin, 13 April 2026, Wali Kota Medan melakukan audiensi dengan pengurus MMB di Rumah Dinasnya. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi MMB untuk mempresentasikan rencana pengukuhan organisasi serta menyelaraskan program kerja mereka dengan visi pembangunan Kota Medan. Dalam konteks ini, pengakuan dan legalitas organisasi menjadi fondasi yang krusial.
Rico Waas menekankan bahwa memiliki dasar hukum yang jelas adalah langkah awal yang penting dalam memperkuat eksistensi dan peran MMB di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa legalitas yang kokoh akan memberikan kekuatan hukum, yang pada gilirannya akan mempermudah sinergi antara MMB dan pemerintah di masa depan.
Pentingnya Pendaftaran di Kemenkumham
Wali Kota memberikan saran konkret kepada MMB untuk segera melakukan pendaftaran di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) serta terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Hal ini diharapkan dapat memberikan pengakuan resmi yang tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga sebagai alat untuk memperkuat jaringan kerjasama dengan pemerintah.
- Pendaftaran resmi memberikan pengakuan hukum.
- Memudahkan kolaborasi dengan pemerintah.
- Menjadi dasar untuk pengembangan program kerja.
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap MMB.
- Memperkuat posisi tawar dalam dialog dengan pemangku kepentingan.
Keberadaan Organisasi Kedaerahan di Medan
Rico juga menggarisbawahi keberadaan beberapa organisasi berbasis kedaerahan yang berasal dari Maluku di Kota Medan. Ia berharap MMB dapat hadir dengan peran yang unik dan berbeda, serta bersifat komplementer terhadap organisasi-organisasi lain yang telah ada. Ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih dalam kegiatan dan tujuan yang ingin dicapai.
“MMB harus mampu menunjukkan kontribusi yang jelas dalam masyarakat, baik sebagai organisasi pemersatu maupun sebagai pelengkap bagi organisasi lain yang sudah ada,” tegasnya, mengingat pentingnya kolaborasi dalam menciptakan dampak positif di masyarakat.
Kegiatan Sosial sebagai Wujud Komitmen
Fitri Noya, Ketua MMB, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelayanan masyarakat. Menghadapi peringatan Hari Pattimura pada 15 Mei mendatang, MMB sedang mempersiapkan berbagai agenda sosial yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
- Bakti sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
- Gotong royong untuk mempererat hubungan antar anggota.
- Layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan USG bagi ibu hamil.
- Penyuluhan kesehatan dan pendidikan kepada masyarakat.
- Kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Kota Medan
Menanggapi rencana kegiatan tersebut, Wali Kota Rico Waas menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan. Ia memastikan bahwa pemerintah siap menghadirkan berbagai layanan publik untuk mendukung kegiatan MMB, termasuk layanan kesehatan gratis, administrasi kependudukan, hingga perpustakaan keliling.
“Kami di Pemko Medan berkomitmen untuk mendukung setiap langkah MMB, termasuk menyediakan layanan yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan kegiatan yang direncanakan,” pungkasnya. Dengan adanya dukungan ini, MMB diharapkan dapat menjalankan program-programnya dengan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kesimpulan Sinergi antara MMB dan Pemerintah
Inisiatif yang diambil oleh Wali Kota Medan untuk mendorong MMB dalam melengkapi aspek legalitas merupakan langkah yang sangat strategis. Selain memberikan kekuatan hukum, hal ini juga menciptakan peluang untuk kolaborasi yang lebih erat antara organisasi masyarakat dan pemerintah. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pembangunan di Kota Medan dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui penguatan legalitas dan komitmen untuk berkontribusi secara aktif, MMB tidak hanya akan menjadi wadah bagi masyarakat Maluku di Medan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di daerah tersebut. Masyarakat pun diharapkan dapat melihat dan merasakan manfaat dari keberadaan MMB dalam setiap program yang dijalankan.
➡️ Baca Juga: Musrenbang Kepri 2026: Bupati Bintan Tegaskan Pembangunan Daerah Sesuai Visi Provinsi
➡️ Baca Juga: Strategi Investasi Saham Efektif untuk Melindungi Modal dari Risiko Penurunan Nilai Aset



