Posbakum PN Wangi-Wangi Salurkan Takjil dan Edukasi Bantuan Hukum Gratis Selama Ramadan

Di bulan suci Ramadan, saatnya untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial. Di Wangi-Wangi, Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Pengadilan Negeri setempat melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan Marina. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan makanan berbuka puasa, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran hukum dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan masyarakat lokal.
Memperkuat Hubungan Melalui Edukasi Hukum
Posbakum PN Wangi-Wangi memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkenalkan layanan bantuan hukum gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat tentang hak-hak hukum mereka dan memberikan informasi yang penting mengenai akses keadilan bagi semua, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
Layanan Bantuan Hukum Gratis
Pada kesempatan tersebut, Posbakum melakukan sosialisasi mengenai berbagai layanan yang mereka tawarkan. Layanan ini ditujukan khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum namun terhalang oleh keterbatasan biaya. Beberapa layanan yang tersedia meliputi:
- Konsultasi dan advis hukum mengenai isu-isu hukum yang dihadapi masyarakat.
- Pembuatan dokumen hukum, seperti gugatan dan permohonan.
- Pemberian informasi tentang prosedur dan tata cara berperkara di pengadilan.
- Rujukan untuk pendampingan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) atau advokat jika diperlukan dalam proses persidangan.
- Semua layanan ini disediakan secara gratis (pro bono) bagi mereka yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan hukum.
Kolaborasi untuk Akses Keadilan
Posbakum di Pengadilan Negeri Wangi-Wangi merupakan hasil kolaborasi dengan LBH Butuni Arkambode Keadilan Wakatobi, yang berkomitmen untuk menyediakan akses bantuan hukum bagi masyarakat di wilayah Wakatobi. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada individu yang terpinggirkan dalam mendapatkan hak-hak hukumnya, terutama dalam situasi ekonomi yang sulit.
Pernyataan dari Ketua Posbakum
Ketua Posbakum, Satriaddin, yang biasa dipanggil Satria, menyatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini adalah bagian dari upaya mereka untuk mendekatkan layanan hukum ke masyarakat. Satria menekankan pentingnya momen Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan menyampaikan pesan bahwa negara melalui pengadilan siap memberikan bantuan hukum kepada mereka yang memerlukan.
Harapan untuk Keamanan dan Ketertiban
Satria juga menambahkan bahwa Ramadan seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan agar terhindar dari konflik antar pemuda atau tindakan kriminal lainnya. “Kami ingin Ramadan di Wakatobi berlangsung aman, damai, dan penuh berkah,” ujarnya.
Peningkatan Kesadaran Hukum di Masyarakat
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan Posbakum di Pengadilan Negeri Wangi-Wangi. Dengan demikian, mereka dapat memanfaatkan layanan bantuan hukum yang tersedia untuk memperjuangkan hak-hak mereka dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan tanpa biaya.
Melalui inisiatif ini, Posbakum tidak hanya memberikan takjil tetapi juga membuka pintu bagi masyarakat untuk memahami dan mengakses layanan hukum yang mereka butuhkan. Dengan pendekatan yang ramah dan informatif, diharapkan lebih banyak orang akan merasa terjangkau dan didukung dalam menghadapi masalah hukum mereka.
Kegiatan berbagi takjil dan sosialisasi bantuan hukum ini adalah contoh nyata bagaimana lembaga hukum dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat, terutama di bulan suci ini. Melalui kolaborasi dan kepedulian, Posbakum PN Wangi-Wangi menunjukkan bahwa keadilan seharusnya dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, menjadikannya lebih dari sekadar sebuah konsep, tetapi juga sebuah realitas yang dapat dinikmati oleh setiap individu.
➡️ Baca Juga: Bloatware Comparison: One UI 6.1 vs Pixel UI Berdasarkan 50 Apps
➡️ Baca Juga: Na Willa” Premier Lebih Awal di 22 Kota Indonesia, Tiket Jakarta Ludes dan Beberapa Lokasi Lainnya Hampir Kehabisan


