Perbaikan Ruas Jalan Linggang Bigung-Mentiwan Kini Dikelola Oleh Pemkab Kubar
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) tengah mengambil langkah strategis untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang semakin memburuk di pusat kota Sendawar. Dalam upaya ini, Pemkab Kubar memutuskan untuk mengelola perbaikan ruas jalan Linggang Bigung hingga Mentiwan melalui skema proyek multiyears (tahun jamak) yang ditetapkan dalam APBD 2027–2029. Dengan adanya pengambilalihan ini, diharapkan perbaikan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu alokasi anggaran penuh dari pemerintah pusat.
Rencana Perbaikan Infrastruktur yang Responsif
Keputusan Pemkab Kubar untuk mengambil alih perbaikan ruas jalan ini merupakan respons terhadap aspirasi masyarakat yang telah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Anggota DPRD Kutai Barat, Adrianus, menekankan bahwa kebijakan ini adalah wujud nyata dari komitmen Bupati Kubar dalam menjawab keluhan masyarakat. “Perbaikan jalan ini sudah dianggarkan dan menjadi prioritas kami,” ungkap Adrianus pada 30 Oktober 2026.
Adrianus menjelaskan bahwa fokus intervensi anggaran dari APBD akan dialokasikan pada titik-titik yang paling parah terdampak kerusakan, terutama di sekitar kawasan perkotaan Sendawar. “Kondisi jalan nasional di jalur dari Simpang Raya menuju RSUD Harapan Insan Pembaung (HIS) sudah sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, penanganan ini akan diambil alih oleh Pemkab Kubar,” tambahnya.
Spesifikasi Teknis Perbaikan Jalan
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Barat akan melakukan analisis teknis untuk menentukan metode konstruksi yang paling sesuai. “Jika penggunaan aspal hotmix tidak mampu menahan beban, kami akan mempertimbangkan penggunaan beton rigid,” jelas Adrianus. Melalui langkah ini, diharapkan perbaikan jalan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.
- Pemkab Kubar akan melakukan analisis kondisi jalan secara menyeluruh.
- Penggunaan material konstruksi akan disesuaikan dengan daya dukung jalan.
- Rekayasa lapangan akan menjadi kunci dalam menentukan solusi terbaik.
- Kolaborasi dengan pihak terkait akan terus dijalin.
- Target utama adalah meningkatkan kualitas jalan untuk kenyamanan pengguna.
Sinergi dengan Pihak Terkait
Pemkab Kubar tidak bekerja sendiri dalam proyek perbaikan ini. Mereka juga menjalin sinergi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim. Dalam hasil koordinasi antara DPRD Kutai Barat dan pemerintah pusat, alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp500 miliar telah disiapkan untuk pengerjaan dua segmen jalan nasional yang menghubungkan Kukar dan Mentiwan. Proyek ini direncanakan untuk memasuki tahap lelang pada akhir tahun 2026.
Dengan langkah kolaboratif ini, diharapkan perbaikan ruas jalan Linggang Bigung-Mentiwan dapat berjalan lancar. “Kami ingin agar pengerjaan ini dapat segera dimulai untuk memperbaiki kondisi jalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat,” tegas Adrianus.
Target Kemantapan Jalan Nasional
Dari perpaduan antara dana APBD Kabupaten dan APBN pusat, Pemkab Kubar menargetkan agar kondisi kemantapan jalan nasional di wilayah mereka dapat mencapai angka di atas 90 persen. “Kami dari DPRD berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Segala harapan dan keluhan yang disampaikan akan kami wujudkan melalui kebijakan yang tepat,” ujar Adrianus.
Manfaat Perbaikan Jalan bagi Masyarakat
Perbaikan ruas jalan Linggang Bigung-Mentiwan tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat akan meningkat. Hal ini tentunya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memudahkan akses ke fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat perdagangan.
Selain itu, perbaikan jalan juga akan mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi akibat jalan yang rusak. Masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari upaya ini, baik dalam hal kenyamanan berkendara maupun dalam hal keselamatan.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pemantauan
Keterlibatan masyarakat dalam pemantauan proyek perbaikan juga menjadi faktor penting untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai dengan rencana. Masyarakat diharapkan untuk aktif memberikan input dan melaporkan jika ada masalah yang muncul selama proses perbaikan. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran dapat terjaga.
- Masyarakat dapat ikut serta dalam forum diskusi terkait proyek.
- Pengawasan langsung akan membantu memastikan kualitas pekerjaan.
- Pelaporan masalah dapat dilakukan melalui saluran resmi Pemkab Kubar.
- Partisipasi masyarakat akan meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah.
- Keterlibatan ini juga mendorong rasa memiliki terhadap proyek yang berjalan.
Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Perbaikan ruas jalan Linggang Bigung-Mentiwan merupakan bagian dari upaya Pemkab Kubar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, Kabupaten Kutai Barat dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan ekonomi yang dimiliki. Infrastruktur yang kuat akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan langkah proaktif ini, Pemkab Kubar menunjukkan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan memenuhi harapan masyarakat. Keberhasilan proyek ini akan menjadi penanda bahwa pemerintah lokal dapat memberikan solusi nyata untuk permasalahan yang ada.
Rencana Jangka Panjang untuk Infrastruktur
Pemkab Kubar tidak hanya fokus pada perbaikan jalan ini saja. Rencana jangka panjang untuk pengembangan infrastruktur di seluruh Kabupaten Kutai Barat juga sedang dipersiapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh wilayah dapat terhubung dengan baik, memudahkan akses bagi masyarakat, dan mendukung kegiatan ekonomi.
Investasi dalam infrastruktur merupakan investasi untuk masa depan. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang baik, Pemkab Kubar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan kemakmuran masyarakat.
Kesimpulan
Langkah Pemkab Kubar dalam mengelola perbaikan ruas jalan Linggang Bigung-Mentiwan adalah langkah yang tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan anggaran dan kolaborasi dengan berbagai pihak, diharapkan proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam pemantauan proyek ini agar hasilnya sesuai dengan harapan dan kebutuhan mereka.
➡️ Baca Juga: Strategi Bisnis Efektif Mengelola Risiko Usaha Melalui Pendekatan Manajemen Preventif
➡️ Baca Juga: DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset Menjelang Akhir Masa Sidang Delapan Minggu




